|
Quick
Menu
|
 |
| |
|
| |
| .:
ARCHIVE |
| |
| .::.
Feed
Back .::. |
Welcome to..
BEAT MAGAZINE
Best view with IE 5
800X600,1024X768
24 bit truecolor
and set text size
as medium. |
| |
| Back To Top |
|
 |
| WHAT
's ON JAKARTA |
| |
| |
| May 20 - June 03 ‘05 |
Balemang :
Every Fri with Medussa Band (oldies)
Every Sat with Atlantic band (top 40’s and all around)
Dua Mutiara Ballroom – Hotel JW Mariott Mega Kuningan : 26 Mei 05. 7.30 pm. ‘Perempuan…perempuan!’ (Kabaret) oleh Helene Delavault. Feat; Helene Delavault- Vokal, Yves Prin-Piano, Jean Pierre Pinchot-Bass.
DeBasic :
Level 2 every fri with Catello band
Every sat with Smart band
Dragonfly :
Every Wed ‘ Vintage ‘ with DJ Aay.
Galeri Nasional Indonesia (Jl. Medan Merdeka Timur no. 14): Pameran & Fotografi Karya Titouan Lamazou ‘PEREMPUAN INDONESIA’. 3-17 Mei.
GKJ :
21-22 Mei. 8 pm. ‘Pergelaran Tari IN FRONT OF PAPUA’
27-28 Mei. 8 pm. ‘Kreativitat Dance Indonesia’. Art Director by Farida Oetoyo.
31 Mei-1 Juni. 8 pm (umum). 1 Juni. 4 pm (pelajar & mahasiswa). Eki Dance Company Present Panggung Musikal ‘The Battle of Love’ Feat. Sujiwo Tejo, Ayu Dyah Pasha, Inggrid Wijanarko, Melissa Karim, Nanang Hape, Tri & Eki Dance Company, Netta Kusumah Dewi.
Embassy :
Every Wed ‘ Red district’ Ladies night program. Feat Embassy resident DJ Irwan, Iman, Miko.
Every Thurs ‘Embassy University’
Every Sat ‘Urban Sounds’ spinning r’n’b with The Rhythm.
20 Mei 05. The Sound of Embassy present ‘Soul in Black, Tiestoholic’ feat DJ Ardi Pite & Marquee.
21 Mei 05. ‘Urban sound’ with Soul Menace DJ’s.
27 Mei 05. The sound of Embassy & Soap Magazine feat DJ Agoose, Naro, Andra, Ardi Pite, Winky, Bro, Alit, Cello, Noxx.
Wonder Bar :
Every Fri ‘ Oriental Delight’ spinning r’n’b with The Rhythm.
Every Sat ‘ Groovylicious ‘ with DJ 1man, irwan.
20 Mei 05. ‘CO2 Sixperience with DJ Bobby (stadium) play 6 hours set.
21 Mei 05. The sound of CO2 with Future DJ’s, 1man, Irwan, Miko.
Fez lounge :
Every Tuesday “Ladies night”.
Parc :
17, 24, 31 Mei 05. 10 pm. ‘Reggae Revolution’ (reggae).
18 Mei 05. 10 pm. ‘Radio Star’ (radio hits).
19 Mei 05. 10 pm. ‘Thursday Riot’ feat. The Sigit, Sekarwati, Entropy, Divine.
20 Mei 05. 10 pm. ‘Neu Wave’
21 Mei 05. 10 pm. ‘Technicality’ (drum n bass) by Stereowerk.
22, 29 Mei 05. 10 pm. ‘Sunday School’ (House)
23 Mei 05. 10 pm. ‘Monday Mayhem’ (80’s rock) feat. Lemes, Masto, Indra amenk& 7, Tony Brandals & Dimas.
25 Mei 05. 10 pm. ‘Karmacoma’ (trip hop, gloomy pop, dark beat)
26 Mei 05. 10 pm. ‘Thursday Riot’ feat. Killed By Butterfly, Baracudas, Speker 1st, Amanda Gohan, The Safari.
27 Mei 05. 10 pm. ‘Soap magazine party’.
28 Mei 05. 10 pm. ‘Phunktion’ by JavaBass (drum n bass).
30 Mei 05. 10 pm. ‘Monday Mayhem’ (90’s rock) Feat; Adi Cumi, Anda ‘Bunga’, Bulux, Faisal.
Retro :
Every wed ‘ Wednesday retro party ‘ with DJ Lucky, Johny.
Every Thurs ‘United Thursday’ (campus nite) with DJ Lucky, Reza, Fadli.
Every fri ‘Friday dance scream’ with DJ Lucky, Ai, Johny.
Every Sat ‘ Saturday party machine’ with Guest DJ and retro resident
20 Mei 05. 10 pm onward. ‘Flight 388 #4’ Feat DJ Romy, Naro, Riri.
21 Mei 05. 10 pm onward. ‘Lingerie Show’ by White Event Management with Retro Boyz.
25 Mei 05. 10 pm onward. ‘Wednesday Retro party’ Feat DJ Ahdiyat, Adhe (DafKaf).
27 Mei 05. 10 pm onward. ‘Retro classic’ with DJ Ai, Lucky, Johnny.
28 Mei 05. 10 pm onward. ‘Rewind’ Feat. DJ Cream, D, Bubba.
TIM (Taman Ismail Marzuki):
27 Mei- 4 Juni 05. ‘Festival de Cannes dalam pandangan Lam Duc Hien, seniman Laos’ (pameran fotografi dalam rangka Festival Sinema Perancis ke 10)
Q sports & bar :
Every Wed – Arnesia Band
Every Friday – Magenta Band
Every Saturday – 9 band
|
| |
Grand Opening Of Hard Rock Cafe
|
Bekerja sama dengan Classmild, Hard Rock Café Jakarta akhirnya membuat Grand Opening party-nya yang telah ditunggu banyak orang. Acara Grand Opening ini meresmikan perpindahan mereka dari Sarinah ke Plaza Indonesia Entertainment X’nter atau EX. Dan pada hari yang sama juga, EX pun mengadakan Grand Openingnya juga. Acara di Hard Rock sendiri juga tidak kalah seru dengan acara yang dibuat oleh EX seperti Agnes Monica, Malix D’essential dan penampilan Shanty. Dengan dibuka oleh home band dan penampilan dari DJ mereka seperti DJ Boim dan DJ Acho yang dilanjutkan dengan penampilan DJ dari UK yaitu DJ Marc Vedo dan puncaknya adalah penampilan dari penyanyi terkenal personel dari “Culture Club” di era 80an dan sekarang menjadi DJ yaitu DJ Boy George. Dimana dia sendiri telah menjadi DJ sejak berumur 17 tahun ini dan sekarang berada di bawah Ministry Of Sound ini benar-benar memukau dengan set lagunya yang terdengar progresive house dan sanggup menjawab penantian dari Jakarta Clubbers yang telah menunggunya. Sangat packed dengan ratusan orang dan malam itu menjadi saksi yang bersejarah dengan Grand Opening Of hard Rock Café. Congratulation for Hard Rock!
|
| |
Heineken DJ Competition Asia Pacific Semi Finals
at Embassy 6 Mei 2005
|
Heineken next level!. Setelah final nasional, kini memasuki semi final dan tahap pertama yang sudah dilangsungkan tanggal 4 mei lalu di Tokyo, Jepang yang melibatkan 3 peserta yaitu dari Korea Selatan, dari Thailand, dan Selandia Baru yang mana pemenangnya DJ Switch dari Selandia Baru. Tanggal 6 Mei malam yang diselenggarakan di Embassy, Jakarta sebagai tuan rumah dengan menampilkan DJ Jimmy B dari Australia, Altered Image dari Malaysia, DJ Le Trinh dari Vietnam. Dalam semi final ini para peserta tidak ditampilkan di negara masing – masing karena salah satu cara Heineken memberi kesempatan bagi setiap DJ untuk mendapatkan pengalaman. Dibuka oleh DJ Bro, kemudian sekitar pukul 10 lewat tampil peserta pertama dari Australia Jimmy B dengan set Electro breaks-nya, agak disayangkan karena kurang mulusnya start set yang dia mainkan. Setelah itu DJ Le Trinh dari Vietnam yang tampil dengan musik house - sempat menyelipkan musik hip hop. DJ yang satu ini telah menjadi juara ke 3 tingkat nasional dan ikut Heineken Thirst ini 2 kali. Poin lebih pada DJ ini adalah pendekatan kepada audience, scratch, dan tehnik lainnya. Altered Image dari Malaysia juga mendapat perhatian lebih karena selain memainkan tech house, electro dan progressive, mereka tampil dengan visual. Bintang tamu malam ini yang juga juri adalah Mix Up Crew dari Thailand yang sebelumnya keluar sebagai pemenang Heineken Thirst Asia 2004. Tentunya juga tidak ketinggalan juri pada event sebelumnya yaitu DJ 1man & Naro, Sarinila, Perry. Mix Up Crew yang beranggotakan DJ Oatawa dan DJ Kolor One tampil dengan set progressive-nya memang memperlihatkan skill yang bagus. Hasil penjurian diumumkan Lex’d’mc tepat setelah penampilan duo Thailand itu dan keluar pemenangnya Altered Image dari Malaysia. Setelah itu penampilan dilanjutkan live PA dari E-45 DJ Romy, Dade plus Mc Q, DJ Agoose, dan Naro plus Lex’d’Mc. Acara yang sekali lagi ‘Outstanding’, karena bagus dan malam ini Embassy rupanya hampir tidak dapat menampung para crowd yang antusias pada event ini. So, thanks to Embassy, especially to Heineken and see you in another Heineken next level.
-------------------------------------------------------------------------------------------------
INTERVIEW WITH DJ ADHE & DJ BONE,
HEINEKEN THIRST WINNERS

The Beat : Kalian berdua lahir dimana dan sejak kapan mulai nge-spin?
Bone : Lahir di Bandung tapi lama menetap di Jakarta. Mulai nge-spin pada tahun 1998 di San Fransisco.
Adhe : Lahir di Jakarta. Mulai spin tahun 2000.
The Beat : Jenis musik yang dipilih dan kenapa ?
Bone : Progressive, tribal, house. Pertama kali belajar dan main pilihnya Prog trance tapi lebih suka progressive setelah waktu di San Fransisco sempet lihat DJ Jerry Bonham disana main progressive dan semenjak itu suka banget sama prog.
Adhe : Tribal, Techno, Trance. Lebih suka Tribal karena familiar di Jakarta.
The Beat : Influence musician/DJ ?
Bone : Jerry Bonham, Christopher Lawrence.
Adhe : kalo DJ lokalnya DJ Naro, 1man, Irwan. Kalo DJ luar Carl Cox.
The Beat : First gig ?
Bone : Graduation party teman di San Fransisco tahun 98.
Adhe : Tahun 2001 di Diva (Jakarta)
The Beat : Soal Heineken Thirst kemaren, sejak awal persiapannya gimana ?
Bone : Sempat ragu untuk ikutan karena bakal ketatnya persaingan, makanya sejak awal persiapannya adalah banyak latihan di rumah.
Adhe : banyak latihan juga, dan persiapan untuk semi final nanti adalah kolaborasi dengan MC sekaligus perkusi dan satu orang pemain keyboard. Karena belum pernah kolaborasi jadi sekarang lagi banyak mempersiapkan diri.
The Beat : Tehnik apa aja yang dipake waktu kompetisi ?
Bone : mixing skill aja, dan urutan jenis musiknya. Misalnya main mulai dari breakbeat masuk ke tribal trus progressive, kadang urutannya sedikit ditukar.
Adhe : mixing aja.
The Beat : Gimana tentang musuh kalian di final kemaren ?
Bone : Permainan-nya Adhe itu lebih banyak trik mixingnya. Dia lebih banyak mix lagunya.
Adhe : Set-nya dia bagus, flownya dan mixingnya juga halus.
The Beat : Soal dance scene di Jakarta ?
Bone : Pertama balik ke Jakarta dan dateng ke Lava Lounge, waktu itu sepertinya masih belum terlalu rame dibanding sekarang. Apalagi sekarang sudah mulai banyak jenis musiknya, makanya waktu 2004 kemaren ikut gabung di Spinach Records.
Adhe : Ikutin perkembangan dance scene dari tahun 90an dan sekarang udah bagus banget keadaannya.
The Beat : Favorite Club ? Favorite event ?
Bone : Vertigo karena soundnya, CO2 (yang dulu) karena crowdnya. Kalo eventnya, paling bagus Triple Xperience-nya Indika di Ancol.
Adhe : Embassy, bagus crowdnya dan tempatnya. Kalo event pilih Jakarta Movement dan Heineken Thirst.
The Beat : Rencana ke depan ?
Bone : Jangka pendeknya adalah berdua sama DJ Riri mau ngeluarin Kompilasi CD Spinach. Jangka panjang pengen main di kawasan Asia.
Adhe : Coba live PA dan bikin album.
|
|
TRANCECOLOGY III
at Retro 11 Mei 2005
|
 Salah satu dari ‘trance party’ serial yang lumayan sukses digelar dan kini sudah ke seri ke 3 yang diadakan oleh retro setiap bulan sekali. Jika pada seri pertama dan kedua, line up DJ-nya adalah pasangan ‘trance’ yaitu DJ Ardi Pite (Elektra 666) dan Marquee (dreamcore), maka pada seri ke 3 ini dirubah menjadi DJ Marquee (dreamcore) berpasangan dengan Adhe (dafkaf inc) dan tentunya juga penampilan dari resident Retro. DJ Lucky dari Retro dengan set progressive-nya membuka acara yang kebetulan masih sepi dari crowd. Sekitar tepat pukul 1, DJ Adhe sang pemenang Heineken DJ Competition tingkat local dan akan mewakili Indonesia pada tahap semi final regional yang malam ini memainkan set campuran Tribal, techno, prog trance. Tidak lupa menyelipkan lagu anthem ‘Traffic’-nya Tiesto yang pada saat itu sudah mulai banyak crowd yang berdatangan sekitar pukul setengah 2 dan tepat pukul 3 DJ Marquee yang beberapa waktu lalu dinobatkan sebagai Rookie terbaik versi Paranoia ini langsung memainkan lagu – lagu trance hingga selesai acara. See you in the next trancecology at Retro! |
| |
| |
| |
|
CD REVIEW
On Stage :: On The Street
dance music (Rap)
OnStage adalah AdE Bee (vokal) dan DJ Ruffie, SE (Rap & DJ/scratch). Album mereka yang berjudul On The Street diproduseri oleh Edwin Saladin & On Stage sendiri. Dengan menampilkan musik Rap, duo Ade dan Ruffie beserta dengan Edwin Saladin yang menciptakan keseluruhan lagu – lagu dalam album ini. Jika anda suka menyaksikan salah satu film serial ‘Kera Sakti’ di sebuah stasiun TV swasta, lagu pembuka yang nge-rap itulah hasil karyanya. Single yang dijagokan pada album ini adalah ‘BIDADARI’, lagu pembuka di ‘stage A’ ini ialah musik rap dengan lirik mengandung unsur cinta yang memang universal. Sebelumnya simak intro dan outro di album ini yang isinya pesan kepada ‘semua wanita di dunia’. Lagu bidadari yang liriknya dibuat duo ini dan musik dibantu oleh Edwin Saladin. ‘RINDU’ yang rap-nya oleh DJ Ruffie dan vokal Ade adalah lagu yang cukup ‘easy listening’ dan lagu penutup di sisi A adalah ‘MAAFKAN’. Sedangkan di sisi ‘Stage B’, terdapat lagu ‘MENANTI’, ‘KASIH SEMPURNA’, lagu ‘SALAMKU’ yang menampilkan olah vokal Ade dengan di’backing’ oleh Ruffie dan dengan iringan piano yang merupakan lagu slow yang cukup ‘manis dan romantis’. ‘H.T.S.’ atau juga disebut Hubungan Tanpa Status adalah lagu penutup di sisi B yang menceritakan suatu gejala sosial di tengah masyarakat yang kini juga melanda sebagian besar remaja. Jika menyimak keseluruhan lirik di album ini, maka tema yang diangkat adalah ’Wanita’. Pujian, kekaguman, juga protes terhadap tingkah wanita di jaman ini, juga kritik yang ditujukan kepada makhluk terindah untuk kaum lelaki. So, if you’re listening to rap music, you can collect this album beside the other rap music album. –Alia-
|
Food Review : OPI'S KEBAB
Untuk food review kali ini, Nareen mengajak anda ke Opi’s Kebab, sebuah restaurant yang menyajikan makanan bernuansa Timur Tengah. Letaknya berada tepat di daerah Kemang Raya. Saya sempat berbincang sedikit dengan Mr. Muhammad – salah satu owner- tentang misi Opi’s Kebab. Dengan menyajikan kebab dan masakan Timur Tengah lainnya dengan rasa yang enak dan harga terjangkau, Opi’s Kebab ingin menjangkau market anak muda. Sekitar tahun 1998, Opik’s Kebab ini pernah dibuka di daerah Buncit, tetapi karena suatu dan lain hal, mereka menutup tempat itu guna mencari daerah yang lebih strategis. Maka daerah Kemang terasa pas dan cocok karena sejak dibukanya Opi’s Kebab sejak 1 Januari ’05 tempat ini selalu penuh dengan orang yang ingin mencoba Kebab atau mencoba menghisap Shisha yang mereka tawarkan dalam berbagai macam rasa.
Untuk makanan Kebab itu sendiri, terdapat beberapa macam pilihan seperti Beef Kebab, Chicken Kebab, Lamb Kebab, Mix Kebab ( campuran dari chicken, lamb atau beef, sesuai dengan pe rmintaan anda) atau bagi anda yang tidak makan daging, mereka juga menyediakan Vegetarian Kebab. Dan semua kebab mempunyai harga yang sama yaitu Rp. 12.500 per kebab dan dengan porsi yang sangat besar. Saya mencoba Lamb Kebab dan pasangan saya mencoba Chicken Kebab. Menurutnya, Kebab yang dicoba sangat enak, tebal dan pita bread yang sangat garing begitu digigit. Dan didalam kebab itu sendiri terdapat lettuce, tomat, paprika, meat (chicken, lamb dan beef), tabouli seperti timun jepang dan parcley serta gabungan antara saos mayonnaise dan barbeque sauce dan juga yoghurt sauce. Yummy! dan dengan Rp.12.500,- anda bisa puas! Belum lagi dengan extra topping yang bisa bisa anda mix sendiri seperti mushroom, cheese, green pepper, roasted onion, tabouli dan meat yang harganya antara Rp 2.000 s/d Rp. 3.000,- bisa membuat kebab yang anda mix sendiri mempunyai rasa yang sangat sensasional.
Didalam restaurant itu sendiri terdapat 3 buah bale-bale yang bisa digunakan untuk 2 orang ataupun lebih dari 5 orang untuk bisa mencoba macam2 kebab mereka atau menghisap Shisha. Mereka mempunyai berbagai macam flavour seperti apel, anggur, vanilla, cappuccino, strawberry serta rasa mint. Hanya dengan Rp. 25.000,- anda bisa langsung merasakan rasa dari beberapa flavour yang saya sebutkan tadi dan most order flavour mereka adalah vanilla, apel, anggur, strawberry dan cappuccino. Mungkin sambil menemani anda menghisap Shisha, anda juga tertarik untuk mencoba Munchies/ side dish mereka seperti france fries Rp. 8.000,- Falafel Rp. 8.000 dan juga Samosa Rp. 8.000,- menyenangkan bukan? Sambil menghisap Shisha dan mencicipi beberapa menu mereka.
Ada sebuah minuman yang bernama Chae dan ini adalah salah satu minuman yang wajib dipesan atau dicoba. Hanya dengan Rp.8.000,- anda bisa merasakan kenikmatan dari teh susu yang dicampur dengan rempah-rempah ini dan rasanya membuat tubuh anda hangat, ada yang mengatakan bahwa Chae ini juga mempunyai khasiat sebagai penambah tenaga. Jadi, jangan ragu untuk mencoba Chae ini! Selain itu semua, mereka juga mempunyai beberapa pilihan menu minuman seperti Milk Shakes seharga Rp. 13.000,- dengan rasa coklat, strawberry dan cappucinno. Atau cold drinks seperti mineral water, soft drinks, iced lemon tea, fresh tea, orange juice, ice chocolate dan lime squash dengan harga yang sangat terjangkau mulai dari Rp. 5.500 – Rp. 10.000,- All in all, menutup food review ini, OPI’S KEBAB ini selalu ramai pada saat weekend tiba dan pastikan juga anda datang tepat pada waktunya atau anda harus masuk dalam waiting list untuk bisa mencoba Kebab, Shisha dan menu mereka lainnya. Dan ada 2 pilihan untuk anda yang ingin mencoba, didalam ruangan atau diluar ruangan? Its our choice!
Berikutnya juga ada informasi yang bisa saya berikan untuk anda pembaca The Beat Magazine khususnya yang tinggal di daerah Kemang. OPI’S KEBAB ini akan menyediakan layanan delivery call dimulai dari terbitnya edisi ini . Untuk delivery service silahkan hubungi (021)-70622069.Silahkan datang dengan teman-teman, keluarga atau relasi bisnis ke OPI’S KEBAB karena mereka mereka selalu menawarkan yang terbaik.
Operation hour
Weekdays : 11AM – 11PM
Weekend : 11AM – 2AM
|
|
|
|
|